Yang lucu cita-cita masa Balita adik kembar saya. Mereka lelaki, berdua punya cita-cita beda
1. Yg satu mau jd tukang buka palang pintu kereta api...secara mereka berdua hobi banget liat KA lewat waktu kecil dulu
2. Yg satu mau jadi tukang motor boat. Jaman kecil dulu, ada Taman Ria Senayan. Satu2 nya tempat hiburan terdekat di Jakarta Selatan. Ada danau kecil untuk naik motor boat, sepeda kayuh angsa dll. Nah adik yg 1 ini seneng bener naik motor boat disana.
Akhirnya, mereka berdua ngga berhasil mencapai cita-cita masa kecil. Yang satu jadi Trainer, yg 1 lagi masih melanjutkan sekolah dokter-nya.
Cita-cita Afra sekarang mau jadi Insinyur Pembuat Robot, dan masuk jurusan Design. Amiiin. saya Aminkan, karena memang dia hobi coret-coret menggambar. Cita-cita Hanif belum jelas betul, pernah terlontar ingin jadi dokter katanya...Amiin juga. Kalau Rifqi ? Wah belum kebayang saya.
Cita-cita saya sejak masuk SD sampai lulus : Jadi insinyur pertanian..hihiy, walau ngga tercapai, setidaknya saya agak2 memperhatikan tanaman di kebun. Kalo ada yg kurang subur dipupuk, kalo ada yg beranak, dipecah rimbunannya.
Masuk SMP cita-cita saya berubah jadi wartawan, sepertinya asyik bisa berkelana kemana-mana. Cita-cita ini agak bertahan sampai masuk SMA. Mulai masuk kuliah, cita-cita saya : Jadi apa saja yang penting serius dibidangnya.
Beberapa waktu lalu, sambil membereskan arsip, saya tersenyum melihat bukusaku mata pelajaran BP (Bimbingan dan Penyuluhan) semasa lulus SMP. Disitu ditanya :
Mau jadi apa 6 thn dari sekarang : Wartawan.
Mau jadi apa 15 tahun dari sekarang: Ibu Rumah Tangga .
Dan inilah saya, sudah berhasil menggapai cita-cita semasa SMP dulu....