Saya termasuk orang yang santai berpakaian, begitu juga suami. Tentu kalau ke undangan, atau rapat resmi, bajunya resmi juga. Tapi diluar itu, seragam kami ya kaos/blus muslim untuk saya , celana jeans dan sepatu keds. Bagi kami berdua, ini baju paling nyaman kemana saja. Tapi suatu hari....saking santainya ada satu peristiwa lucu.
Kejadiannya di suatu bank sebuah Kabupaten. Kali itu kami sedang perlu sekali uang tunai rupiah. ATM sedang tipis, maklum belum tanggal muda. Yang ada tinggal beberapa lembar $ yang suka saya selipkan di dompet dalam keadaan darurat. Akhirnya, karena money changer di kabupaten ini masih tutup, berjalanlah mas Budi menuju bank.
Kebetulan suami kali itu berdandan amat sangat santai, kaos putih, celana khaki 3/4 dan sendal santai. Satpam juga melihat dari atas ke bawah penampilan suami yang super santai. Akhirnya bertemulah suami dengan kepala cabang-nya.Setelah diterangkan bahwa kami butuh banget cash rupiah, sedangkan money changer masih tutup 3 hari ke depan, ybs pun mewawancara dulu.
KC (kepala cabang) : " Wah mau tukar $ ya, ratenya 8ribu ya"
(S)Suami : "Lho Pak, kan ratenya sekarang 9ribu-an" (9000 dan 9400 saat itu)
KC : "Ah, kamu jadi TKI kan enak, gajinya $, masa segitu ngga mau, udah berapa lama kerja TKI di luar negeri ?"
S :" Baru 3 tahun Pak"
KC :" Di pabrik apa, atau di perakitan elektronik?"
S :" Bukan pabrik Pak"
KC : "TKI dimana ? negara.......atau......."
S : " Bukan dua-duanya Pak"
KC :"Trus kerja apa di Luar Negeri"
S :"Kebetulan ngajar Pak"
KC :(mulai berubah suaranya) " Lha sampeyan kok ngga bilang ngajar, saya juga lagi S2 di...(sambil menyebutkan fakultas yg diambil)"
S :"Bapak kan baru tanya"
KC :"Oh ya...,ngajar dimana"
S :" Di Universitas.....sambil menyebutkan salahsatu kota di benua lain tempat beliau ngajar"
KC :" Wah ngga bilang dari tadi...sini...sini, Mba...(sambil memanggil teller), coba tolong Bapak ini dikasih kurs yang bagus ya...mau tukar $"
S (dalam hati) : "Hehe...dikira TKI euy..."
Saya yang diceritakan (karena tunggu di motor,ngga ikutan masuk) hanya bisa ketawa-ketawa garing....Hmmm...kadang kita masih membedakan orang dari penampilan ya. Semoga kita tidak memperlakukan orang seperti itu
"Don't judge a book by it's cover"