Catatan Cinta Kami Sekeluarga

mia's posts with tag: pendidikan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag pendidikan
Blog EntryKecewaNov 21, '07 10:04 PM
for everyone

Telfonan dengan teman yg dulu pernah sama-sama mendampingi suami (suami masing-masing tentunya) sekolah, temanku kecewa, dan aku juga ikutan kecewa. Pasalnya, ada teman kami juga, yg belum kelar sekolah --dan beberapa teman yang seangkatan juga tahu, beliau belum dapat jadwal presentasi disertasi -- dalam suatu seminar mencantumkan gelar S3 di depan namanya.

Walah, suwer geduwer duwer, saya bukan pengagung gelar kesarjanaan. Banyak kearifan didapat dari mereka yang hatta, tidak pernah mengecap bangku sekolah. Tapi...tolonglah, jujur pada diri sendiri. Kalau belum selesai, kenapa gelar harus dipakai? Biar gaya? Biar keren? (maaf sarkastis....)

Toh bisa pakai keterangan :Kandidat Doktor atau apalah gitu.............

Bagaimana negara bisa maju? Kalau Guru yang harusnya diGugu dan di Tiru saja seperti itu ?

Semoga cuma kekhilafan beliau sesaat saja...waktu seminar ini saja. Tapi lainwaktu, jika terulang lagi, ya Allah, aku ngga tahu harus beropini apa?

 


Blog EntryKuliah,pilihan sendiri atau orang tua?Oct 25, '07 12:38 AM
for everyone

Idul Fitri menyisakan satu renungan untuk saya. Ada kenalan, seorang nenek yang sudah lanjut, bercerita tentang putra beliau. Sang nenek dan suaminya, memaksa sang putra menjadi dokter. Padahal sang putra ingin masuk jurusan tehnik,  khususnya tehnik mesin.

Alhasil, sampai sang putra lulus menjadi dokter, ternyata ...sang putra tetap membuka bengkel miliknya sendiri. Jauh dari tempat prakteknya tentu saja,untuk memuaskan hobinya mengutak-atik mesin. Di bengkel sang putra hanya bercelana pendek, berbaju kaos dan tidak pernah membuka identitas dirinya bahwa dia adalah dokter,bukan montir. Semua pelanggan dilayaninya sendiri bersama 2 asistennya.

Dan sang nenek masih menyesal hingga saat ini... kenapa dulu melarang anaknya masuk jurusan tehnik. Anaknya terlihat jauh lebih bahagia ketika mengutak atik mesin mobil di bengkel ketimbang sebagai dokter di tempat praktek.

Semoga nanti, saya dan suami bisa bersikap bijaksana menghadapi anak-anak dalam memilih pendidikannya.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.