2 minggu ini ada beberapa hari cerah, sebelumnya, wuih, Depok kok hujaaan terus. Masa hibernasi yang sukses membuat diriku malas, harus dilawan. Ambil sepatu kets, celana panjang training, dimulai. Ayo, jalan pagi, kadang aku jalan sama Afra, atau sama Hanif yang bersepeda, kadang sama mas Budi, seringnya sendiri. Rutenya keliling kompleks rumah saja, yang penting kata buku olahraga, minimal jalan 20 menit ngga berhenti.
Teman jalan pagi yang dulu mulai muncul satu persatu, bapak dan ibu RT, rombongan kakek sepuh 5 orang (tadi pagi cerita mereka seputar jumlah cucu), seorang pria 40 thn yang selalu jalan bertelanjang kaki, ibu-ibu ber 3, yang dilihat dari wajahnya, mereka bersaudara, serta sepasang pengantin baru tetangga, yang jalannya mesraaa sekali :D
Dulu waktu merantau dan 2 anak masih Balita, aku cuma bisa memandang iri keluar jendela apartemen, memandang orang yang sibuk lari pagi. Rasanya bisa punya waktu 30 menit sendiri untuk olahraga di pagi hari itu suatu kemewahan. Dan konon, jalan membuat tubuh rileks sehingga mengurangi stress. Alhamdulillah, di Indonesia sekarang setelah menyiapkan keperluan anak ke sekolah, bisa jalan pagi lagi.
Maunya sih jalan pagi pemandangannya seperti foto diatas ya, sayangnya itu hanya bisa terjadi kalau jalan pagi di rumah mertua di Purbalingga. Pemandangannya Subhanallah, refreshing untuk jiwa dan raga pokoknya.