Catatan Cinta Kami Sekeluarga

mia's posts with tag: goa jatijajar

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag goa jatijajar
Photo AlbumGoa Jatijajar (13 photos)Mar 23, '08 1:31 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Foto-foto tambahan niy, dari catetan yg dulu waktu libur Idul Adha
http://miapiyik.multiply.com/photos/album/61/Goa_Jatijajar_Pantai_Ayah

Goa Jatijajar masuk Kabupaten Kebumen, tidak jauh dari rumah Mbah, di jalan sekitar 3 jam. Penasaran dengan Goa ini, saya sendiri belum pernah berkunjung kesini, ini yang pertama.

Dulu waktu SD di Triguna, kelas 4, ada guru, Pak Suhud, yang suka bercerita tentang legenda Batur Raden (Pembantunya Raden) yaitu cerita Raden Kamandaka yang akhirnya menikah dengan Dewi Ciptoroso. Ceritanya sendiri, duh, saya lupa. Yang saya ingat hanya excitednya kami tiap Sabtu siang menanti cerita bersambung dari pak Suhud ini, beliau pintar memotong2 cerita sehingga membuat kami penasaran.

Kondisi goa lumayan bagus, hanya vandalisme, coretan tangan pengunjung yang menyebalkan, kapan sih kita bisa menghargai tempat wisata sendiri. Ada kira kira 90 anak tangga mendaki menuju Goa, agak menyulitkan untuk yang sepuh, seperti mbah Uti ini, harus istirahat dulu.


Blog EntrySepatu no 40Jan 4, '08 7:52 PM
for everyone

Saya dan suami, punya ukuran sepatu yang sama, 40, itu untuk jenis sepatu lebar (berujung membulat) kalau untuk jenis sepatu "langsing" sepatu kami harus bernomor 40,5-41. Jadinya, Alhamdulillah, kalau mau beli kado sepatu untuk suami, saya akan mencoba sepatu pria yang saya incar, jika klop, pasti saya beli, dan suami akan memakainya dengan nyaman.

Begitu juga sebaliknya, kalau mas Budi membelikan saya sepatu, beliau tinggal pakai saja, sepatu wanita tersebut. Kalau pas dan ujung jari tidak kesempitan, pasti dibeli, biasanya lengkap dengan data warna sepatu yang saya inginkan. Kalau sedang tugas ke luar negeri, dimana banyak sepatu wanita ukuran 40-41 yang cantik, mas akan mendeskripsikan incarannya. dan saya tinggal memilih warna atau jenis yang diinginkan. 

Bayangin mas Budi nyoba high heels ? Waks, engga dong, kebetulan, sepatu favorit saya model mokasin,loafer, atau model langsung pakai tanpa tali temali dan hak, model cowo deh pokoknya. Kadang juga saya pakai sendal atau selop cantik tapi teteup dengan hak ngga lebih dari 3 cm. Kasian kaki saya kalo pake hak tinggi :)

Sekarang, gank sepatu-no-40-di-rumah bertambah lagi. Afra beberapa bulan ini kakinya bertambah panjang (tapi tidak lebar) menjadi no 40. Sepatu Reebok hitam kesayangan bapaknya, sudah dikudeta menjadi milik Afra, warna hitam pas sekali untuk dipakai ke sekolah. Sepatu casual saya pun beberapa kali dipinjamnya.

Kaki kami tentu tidak bertambah lagi ukurannya, tapi Afra cemas, karena, masih kelas 6 SD sepatunya sudah no 40, nanti makin besar, pasti makin bertambah ukuran. Temans ada yang bisa berbagi info, dimana toko sepatu untuk remaja, seputaran Jakarta Depok yang sedia sepatu ukuran besar ? Kan masih libur, jadi bisa berburu sepatu sekarang :)


Photo AlbumGoa Jatijajar Pantai Ayah (8 photos)Dec 30, '07 2:56 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Beberapa foto, pake HP jadi kurang jelas.Fotonya juga cuma sedikit, seadanya dulu ya :)

Blog EntryGoa Jatijajar dan pantai Logending-AyahDec 28, '07 6:34 PM
for everyone

Hari-hari di Jawa Tengah lebih cerah dari di Depok, sampai tercetus ide dari ipar, ke Gua Jatijajar dan pantai Ayah, Kalau kemarin ke Owabong anak-anak saja, kali ini komplit dengan Mbah Uti, dan kakak ipar beserta istrinya. Mbah Kakung memilih beristirahat di rumah. Total rombongan hari ini 6 anak dan 5 dewasa, hehehe, rame juga semua masuk di LGX kami.

Mampir sebentar di sebuah desa kecil, ada latihan kuda lumping (ebeg), wah anak2 melesat meliahat pemain kuda lumping dan musik magisnya. Lumayan ramai, tempat latihan mereka, pemain semua pria berkostum lengkap warna cerah dengan kacamata hitam. Setelah mengambil foto, kami melanjutkan perjalanan.

Goa Jatijajar, pertamakali saya kunjungi. Lumayan banyak anak tangga mendaki dan menurun untuk mencapai goa itu. Ditingkahi gerimis tipis, wah, tadinya saya dan Rifqi hampir menyerah. Lumayan lelah menggendong Rifqi walau sebentar (sebetulnya, yg banyak gendong mas Budi, hihiy). Setelah istirahat sebentar, sampai juga kami semua ke dalam goa ini. Goanya cukup terawat, ada beberapa lighting, merah, kuning, menerangi stalaktit dan stalakmit. Goa Jatijajar ini juga tidak pengap dan tidak menyeramkan, friendly cave buat anak dan manula. Ada tangga berpegangan sepanjang gua, jadi aman walau jalan agak licin.

Jadi teringat 25 thn lalu, masa SD di SD Triguna, Jaksel, ada guru saya, pak Suhud, yang rajin cerita tentang legenda Batur Raden (ajudannya seorang Raden Kamandaka). Waktu mendongeng pak Suhud tiap Sabtu siang selalu saya tunggu...apalagi, beliau pandai memotong ending cerita bersambung, bikin penasaran. Di dalam Goa Jatijajar ada beberapa patung fragmen kisah Raden Kamandaka dan Dewi Ciptoroso. Saya sendiri sudah lupa kisahnya, hanya ingat nama tokoh utamanya.

Fasilitas sholat juga bagus, mesjidnya bersih dan luas, kami sholat Dzuhur Ashar dulu di mesjid ini, sementara Hanif, mencium aroma sate bebek, langsung minta dibelikan. Anak-anak makan sate di bangku belakang mobil, seru rebutan 10 sate untuk 4 anak. Oya, banyak penjual pecel dengan bunga kecombrang, ada juga saya foto.

Langsung dari goa, kami ke Pantai Logending-Ayah. Sebetulnya ini persambungan muara sungai (cmiiw), jadi bukan pantai seperti Ancol. Kami makan seafood di bu Nanang. Warung Seafoodnya ramai, rasanya enak, udang goreng tepungnya sedep dan besar2, bawal bakarnya fresh dan manis dagingnya. Resto ini cukup bersih

Harga masing-masing dalam keadaan matang : Bawal 1 kg rp 70.000, Udang 1 kg 65.000, Kepiting 1 kg 50.000, Lobster 1 kg 300.000, Tumis kangkung  7.500 per porsi besar  (bisa 4 org), nasi dan sambel kecap plus terasi untuk 10 orang dihitung 25.000, nasinya se ceting besar, pulen dan wangi pandan fresh. Minuman kopi , teh, es jeruk semua berharga sama, 2.000 per gelas.

Udang 1/4 kg berisi 12 udang goreng tepung yg ukurannya besar2 dan udang saos tiram juga berisi sekitar 16 ekor udang agak kecil (saya curiga ini sebetulnya 1/2 kg ya? tapi di bill cuma dihitung 1/4 kg per porsinya). Ikan bawal bakar 2 dan goreng2  kami pesan 70.000 sudah dapat 4 ekor ikan, lumayan besar, saya juga curiga, per ekor seharusnya 400gr minimal. Lobster ngga kami pesan, sayang aja soalnya uang  300 ribu buat makan lobster...hehehe... Kepiting juga ngga pesan, karena ada yg alergi kepiting.

Warung Seafood Bu Nanang HP 081327583000

Disini lagi musim salak pondoh, per kilo 4000, juga banyak ikan asin, sayang sekali, kelihatannya ikan asinnya kurang kering, jadi kami batal beli. Pisang sale, lanting, aneka kriuk2 an adalah sebagian oleh-oleh disini.

Selesai makan, kami naik kapal mengelilingi muara,kali ini hanya kami sekeluarga yang ikut, sitambah Wulan dan Kukuh, sepupu Afra. Mbah Uti dan keluarga kakak ipar tidak ikut. Sekitar 20 menit naik kapal, mbayar 25 ribu rupiah, nawar dari 35 ribu untuk 7 orang. Di kapal sendal Hanif hanyut dilempar Rifqi, muka Hanif sudah mbik2 pucat, mau nangis, untung nakoda kapal memutar arah dan mas Budi berhasil mengambil sendal.

Tertawalah Hanif... Sendal jepit merah bergambar Ferrari itu luar biasa, hampir hanyut di Taman Safari (diambil oleh kakak rombongan SD), sudah terlindas mobil tapi ngga rusak, eh sekarang mau hanyut lagi. Rifqi dan bapak naik kuda di pantai ini, sementara kakak2 main pasir,pasirnya jenis pasir hitam, anak2 main pasir agak jauh dari pantai, di tepi pantainya banyak sampah2 kayu, jadi agak kotor. 

Menjelang maghrib,kami pulang, mampir dulu beli martabak dan soto di alun-alun untuk Mbah Kakung. Alhamdulillah, senangnya jalan bersama keluarga besar.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.