Tanggal akhir bulan begini, biasanya karyawan sudah gajian, tapi, beberapa gelintir diantaranya bisa jadi mulai resah di pertengahan bulan. Tagihan macam-macam, biaya hidup sehari-hari, tagihan credit card, telpon, listrik, cicilan ini itu, sampai biaya extra untuk bersosialisasi... Akhirnya, kembali lah ada yang meringis melihat buku tabungan, duh, bukannya plus malahan nihil.
Nabung yuk, nabung, yang lajang apalagi... jangan ibu-ibu saja loh, yang menabung, mumpung lajang, menabung lah seleluasa mungkin (belum direpoti anak-anak lucu yang alhamdulillah, tiap 3 bulan harus ganti size baju, atau tiap 6 bulan ganti size sepatu, yang perlu les ini itu, dan SPP juga huaaa naik tiap tahun).
Saya sendiri, berusaha sekuat mungkin menutup mata melihat segala jenis sale, apalagi kalu ada buku baru, *walau sampai pingiiin banget beli buku* pokoknya, awal bulan harus nabung untuk anak, 3 anak loh.....buat biaya sekolah mereka nanti. Setelah itu baru deh bayar tagihan ini dan itu, pengeluaran bulanan ini itu. Baru deh, saya menabung untuk diri sendiri, seperak dua perak per bulan. Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit.
Oya, dapet cerita dari suami, temannya, bergaya hidup amat tidak sehat,ngga mau ketinggalan gadget, semua aptudet, terbaru, belum ada iklannya sudah dipakai beliau. Setahun, bisa ganti 6 kali alat komunikasi, PDA, HP terkini, laptop tercanggih dan segala perniknya. Belum untuk kendaraan, wuiiih, sleranya bener2 tinggi. Mobil kudu cc besar. . Fashionista juga, baju clana spatu kudu bermerk, komplit ama parfum yang mahil-mahil.
Ybs juga punya credit card sampai 6, semuanya dipakai dan hanya dibayar cicilan minimal per bulan. Wah... punya CC seperti punya sumber uang pribadi ya, padahal CC itu kan harus dilunasi juga. Tapi ybs kekeuh sumekeuh semua gadget, fashion, dibeli pake CC.
Akhirnya, dengan gaya hidup demikian, ditambah, dirinya terpinggirkan dari jajaran petinggi di suatu perusahaan, yang ada, sedih betul dia, dikejar-kejar 6 DC aliyas Debt Collector dari 6 bank berbeda. Istrinya ngambek, ngga mau menanggung segala hutang piutang. Akhirnya, mobil 3000cc, semua gadget aptudet, dilego murah demi membayar hutang. Dan juga, ngga lupa ganti no HP agar terhindar dari teror kemarahan DC.
*maka curhatlah dia pada suamiku, dan suami meneruskan padaku, disertai nasihat:" makanya, kita jangan besar pasak daripada tiang" *
Kalau sudah begitu, kacau deh dunia persilatan...kasian keluarganya.Sebelum jadi begitu, bagusnya kita nabung ya, sedia payung sebelum musim hujan.
Bagi-bagi pengalaman nabung yuk, dan juga pengalaman invest lainnya...untuk invest, duh, aku belum kepikir....
Any idea ?